Bendungan Dodak Jadi Destinasi Wisata Baru, Kepala Desa Massungke Optimis Jumlah Wisatawan Bakal Meningkat


INDOLIN.ID, MASSUNGKE Keberadaan dan fungsi bendungan Dodak di Desa Massungke, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar tidak saja untuk irigasi persawahan, tapi juga dipersiapkan sebagai objek wisata. 

Bukan main-main, Pemerintah Desa Massungke saat ini menyiapkan sejumlah fasilitas dan infrastruktur pendukung untuk memberi kenyamanan bagi wisatawan. 

"Sudah dua tahun anggaran kami seriusi melakukan pengelolaan obyek wisata bendungan di lokasi bendungan Dodak ini, dan untuk tahun ini kami tambah lagi satu kolam renang dan gazebo terapungnya, sekaligus melakukan penataan lokasi, dan setapak penghubung sehingga keindahan dengan latar danau kecil di belakang hutan dan bukit dapat dinikmati wisatawan yang datang," jelas Muhammad Iskandar AS, Kepala Desa Massungke. 

Keberadaan bendungan Dodak ini fungsinya sebagai penyedia air untuk seratus hektar lebih lahan persawahan warga. Dimana tata kelola hutan dan pembukaan lahan disekitar bendungan harus dijaga secara maksimal agar tidak lagi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat musim hujan.

Sebelum bendungan Dodak ada, petani hanya panen sekali setahun, namun setelah bendungan ini ada, petani padi di desa Massungke bisa panen 2 kali setahun. 

Keindahan dan kenyamanan suasana menambah penasaran untuk bisa menikmati suasana alam di bendungan Dodak. Misalnya pada sore hari, akhir pekan, dan libur panjang, masyarakat sekitar serta tamu-tamu datang ke Pulau Jampea telah banyak yang penasaran dan berkunjung ke bendungan itu. 

"Sehingga kami, Pemerintah Desa Massungke mengambil moment ini untuk mengelola secara profesional melalui Bumdes, dengan maksud dan tujuan kedepannya bisa meningkatkan perekonomian warga Desa Massungke," tutup Muhammad Iskandar kepada Tim BDS Massungke. 

Pantauan BDS Massungke, ibarat ada gula ada semut, sejak dibangunnya sejumlah fasilitas wisata di lokasi bendungan Dodak telah banyak masyarakat yang datang. Termasuk pada akhir pekan terakhir menjelang bulan puasa, banyak yang datang dan ramai di lokasi ini, jelas salah seorang perangkat desa Massungke. (BDS Massungke).