-->
  • Jelajahi

    Copyright © INDOLIN.ID | INDONESIA ONLINE
    Indolin id

    Iklan

    ECONOMY

    Tunggu Audit BPKP, Kejari Kepulauan Selayar Pastikan Kasus Bandara Aroeppala Berlanjut

    INDOLIN.ID
    Sabtu, 27 Agustus 2022, 17.15 WIB Last Updated 2022-08-27T10:15:20Z

    INDOLIN.ID | SELAYAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Selayar melalui Kasi Intel La Ode Fariadin, SH  menyampaikan penanganan Kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan pemenuhan standar Runway Strip (Landasan Pacu) tahun 2018, Bandara Aroeppala Kepulauan Selayar (Sulsel) yang menelan anggaran APBN sebesar Rp.11. 165. 875. 000,  masih  berlanjut. 

    Tim penyidik Kejari setempat, masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan.

    Demikian ditegaskan La Ode Fariadin, SH, saat dikonfirmasi media sulsellima.com terkait pengembangan kasus proyek bandara dan PDAM. 

    Ia menjawab pihaknya sementara berjalan kordinasinya dengan BPKP untuk percepatan perhitungan kerugian negara.

    "Sementara berkordinasinya dengan BPKP untuk percepatan perhitungan kerugian negara," tegas kasi intel, pada Sabtu (27/08/2022).

    Menurutnya, proses penanganan kasus ini terus berjalan. Bahkan ia mengakui, tim ahli (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan sedang melakukan penghitungan hasil Audit untuk mengetahui jumlah kerugian negara. 

    "Setelah kita terima hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP Provinsi Sulawesi Selatan, selanjutnya Penyidik akan segera menetapkan para tersangka," ujarnya.

    Ia menambahkan, untuk kasus PDAM Kepulauan Selayar sudah masuk tahap penyidikan dan progres perkembangannya kordinasi dengan BPKP Provinsi Sulawesi dalam rangka perhitungan kerugian keuangan negara.

    "Untuk kasus PDAM sudah masuk tahap Penyidikannya masih berjalan untuk mengumpulkan bukti bukti terkait penyimpangan dalam pengelolaannya," ungkapnya.

    Sekedar di ketahui juga, penyidik telah memeriksa 18 saksi. Proyek pembangunan Bandara Aroeppala menelan anggaran Rp 11 miliar yang bersumber dari APBN pada 2018, melalui Kementerian Perhubungan. (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU