-->
  • Jelajahi

    Copyright © INDOLIN.ID | INDONESIA ONLINE
    Indolin id

    Iklan

    ECONOMY

    Sebanyak 102 KPM Warga Desa Appatanah Terima BLT-DDS Tahap III

    INDOLIN.ID
    Rabu, 28 September 2022, 10.56 WIB Last Updated 2022-09-28T03:56:46Z

    INDOLIN.ID | SELAYAR – Sebanyak 102 KPM warga Desa Appatanah, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu (28/9) menerima pembagian BLT-DDS, tahap III untuk bulan Juli s/d September 2022.

    Demikian hal tersebut disampaikan Kepala Desa Appatanah Marzan,A.Md, kepada redaksi BDS Selayar, hari ini.

    "Alhamdulillah, hari ini kita salurkan bantuan kepada warga yang berhak, salah satunya BLT-Dana Desa yang diharapkan dapat meringankan beban hidup dimasa kenaikan harga bahan pokok. Oleh kerena itu, saya berharap agar dimanfaatkan BLT Dana Desa sebagimana peruntukannya," pungkas Marzan,A.Md, sesaat yang lalu.

    Ia menambahkan, bahwa penerimaan BLT-DDS desa Appatanah sebanyak 102 KPM dengan nilai nominak Rp 900.000/orang hari ini turut dihadiri pendamping lokal Desa bapak Ilmiahwan, Ketua bersama anggota, Babinsa dan babinmas, dan Kadus sedesa Appatanah.

    Selain Kades Marzan,A.Md, terpantau hadir dalam giat ini sekdes Hamaruddin, PLD Ilmiahwan, dan Ketua BPD Bakkarang.

    "Puji syukur Kehadirat Allah SWT atas nikmat yang diberikan kepada kita semua hingga penyaluran BLT Dana Desa dapat dilaksanakan sebagimana peruntukannya, terimakasih," pungkas Kades.

    "BLT merupakan Bantuan Pemerintah kepada Keluarga Kurang Mampu atau yang terdampak Covid, sehingga diharapkan bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk Penuhi kebutuhan Pokok Keluarga,"imbuhnya. 

    Sementara dalam arahannya, pendamping lokal Desa (PLD) bapak Ilmiahwan, mengingatkan warga agar tetap menjaga prokes.

    "Selain itu, dengan kondisi kenaikan BBM saat ini, tentunya diharapkan dengan BLT ini juga mampu meringankan beban Kelurga. Meskipun penyebaran Covid sudah reda, namun kepada masyarakat agar tetap menjaga kondisi kesehatan dan tetap mematuhi protokol Kesehatan," pungkas Ilmiahwan. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU