• Jelajahi

    Copyright © INDOLIN.ID | INDONESIA ONLINE
    Best Viral Premium Blogger Templates

    DAERAH

    Jalan Benteng - Kolo Kolo Rusak, Warga Berharap Segera Mendapat Perbaikan

    INDOLIN.ID
    Rabu, 18 Agustus 2021, 17.01 WIB Last Updated 2021-08-18T10:01:02Z
     

    INDOLIN.ID ■ Jalan poros Benteng - Kolo-Kolo sepanjang kurang lebih 3 km masih rusak dan berlubang. Kondisi ini akan semakin parah jika musim hujan tiba. Akibatnya jalan ini rawan terjadi kecelakaan dan berpengaruh pada kelancaran aktivitas warga di 3 lingkungan yang melalui jalan ini setiap harinya. 

    Jika musim hujan tiba, warga yang melalui jalan ruas Benteng ke Kolo-Kolo dan sebaliknya, harus berjuang melalui jalan rusak berlubang, serta melewati sejumlah jalan yang tertimbun lumpur. Kondisi  akan semakin diperparah jika perjalanan malam karena jalan ini gelap tidak ada lampu penerangan jalan. 

    Hasil pengumpulan informasi dari warga menyebut bahwa pentingnya jalan Benteng - Kolo kolo mendapat perhatian lebih, karena jalan ini merupakan akses terdekat menuju Kampung Tua Bitombang yang merupakan obyek wisata sejarah di Kepulauan Selayar. 

    "Sudah seharusnya akses jalan ini mendapat perhatian lebih, agar obyek wisata Kampung Tua Bitombang mendapat kunjungan lebih dari saat ini," ujar warga Bitombang, yang enggan disebut jati dirinya. 


    Dari pantauan pewarta hari ini (18/8), dibagian timur atau merupakan sambungan dari jalan ini menuju Kampung Tua Bitombang dari arah kampung Kolo-Kolo telah diaspal dengan mulus. Sayangnya karena ke arah barat atau jalan yang lebih dekat ke pusat kabupaten, sepanjang kurang lebih 3 km, belum mendapat perbaikan. 

    Selain itu, sejumlah titik terlihat ada yang telah tertimbun lumpur, dititik lainnya dipenuhi lubang, dan dititik lainnya hanya batu kerikil yang terlihat. Belum lagi dijalan ini berdebu karena sering dilalui kendaraan berat pengangkut material timbunan, pasir dan batu sungai yang ada di sepanjang jalan ini. 

    Harmuda, salah seorang warga yang mengaku setiap saat melalui jalan ini, menyebut kalau jalan ke Kolo-Kolo telah sering terjadi kecelakaan, namun hingga saat ini belum diperbaiki. 

    "Ini penyebabnya karena banjir kalau musim hujan. Air menggenangi jalanan, dan akan semakin parah kalau sungai yang ada juga ikut banjir, airnya sampai diatas sini Pak," ujar Harmuda, sambil menunjuk lokasi pekuburan Cina yang berada di pinggir jalan ruas Benteng - Kolo kolo. 

    Warga berharap, agar jalan Benteng - Kolo Kolo sepanjang 3 km lebih, segera mendapat perbaikan dan mendapat penerangan jalan. 

    Sementara itu, dari hasil pengumpulan informasi menyebutkan bahwa anggaran pemerintah untuk perbaikan jalan ruas Benteng - Kolo kolo telah disiapkan, namun belum diketahui apakah tahun ini akan terlaksana atau belum, mengingat sejumlah anggaran kemudian tertunda dikucurkan karena kebjakan anggaran pemerintah terkait penanganan pandemik covid.19. (Tim).
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru