-->
  • Jelajahi

    Copyright © INDOLIN.ID | INDONESIA ONLINE
    Indolin id
    CLOSE ADS
    CLOSE ADS

    ECONOMY

    Nasdem : Dipilihnya Anies Karena Mampu Menjaga Semangat Kebangsaan

    INDOLIN.ID
    Rabu, 24 Januari 2024, 12.12 WIB Last Updated 2024-01-24T05:12:45Z

    INDOLIN.ID | BALI — Setelah menggelar kampanye akbar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersama rombongan melanjutkan safari politiknya ke Pulau Dewata, Bali.

    Orang nomor satu di Partai NasDem itu memberikan amanat politiknya dalam acara Konsolidasi Kader Partai NasDem se-wilayah Bali yang digelar di Kantor DPW Partai NasDem Bali.

    Menurut Surya Paloh, Partai NasDem tidak akan pernah mau kalah dalam hal pembuktian diri sebagai partai yang terdepan dalam hal kecintaan pada spirit kebangsaan dalam kancah perpolitikan di Tanah Air.

    “Saya menegaskan komitmen kebangsaan Partai NasDem harus berani menyatakan bahwa tidak ada tempat bagi mereka yang meragukan komitmen kebangsaan Partai NasDem,” ujar Surya Paloh di depan ribuan kader Partai Nasdem, di Bali, hari ini.

    Lebih lanjut, dia menuturkan semua kerja-kerja politik Partai NasDem tidak pernah lepas dari spirit kebangsaan ini. Tidak terkecuali dalam pemilihan calon presiden 2024.

    “ Dipilihnya Anies Baswedan sebagai calon presiden oleh Partai NasDem, didasarkan pada keyakinan bahwa dirinya adalah sosok terbaik sebagai calon pemimpin nasional pada Pemilu 2024 yang akan mampu menjaga semangat kebangsaan ini.”

    Kata dia, komitmen kebangsaan Partai NasDem ini didasarkan pada kesadaran historis maupun filosofis. Secara historis, paham kebangsaan ini telah menjadi penyatu bangsa-bangsa di Tanah Air.

    “Dengan Pancasila, kita bersyukur Republik Indonesia telah mampu bertahan hampir satu abad lamanya.”

    Berbagai bentuk ancaman telah datang silih berganti. Namun bangunan kebangsaan ini telah membuktikan ketangguhannya. Oleh karena itu, lanjutnya, sudah sewajarnya jika Partai NasDem memberikan komitmen penuhnya pada semangat nasionalisme ini.

    Dia menambahkan,  diakui atau tidak, nasionalisme telah menjadi perekat bagi seluruh bangsa Indonesia sejak 1945. Api nasionalisme ini senantiasa berkobar-kobar, dan telah dibangun oleh berbagai kearifan lokal seluruh bangsa di Tanah Air, tak terkecuali mantra-mantra kebudayaan di Pulau Dewata ini.

    “Mantra yang terbangun dari rintihan rakyat jelata di pelosok desa. Mantra yang tersusun dari kepercayaan, dan perasaan senasib sepenanggungan sebagai bangsa yang sama-sama ingin meraih kemerdekaan, dan keadilan. Mantra yang berisi harapan untuk melangkah bersama meraih kejayaan,” tukas Surya Paloh mengakhiri perbincangan. (kba/red).
    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU