-->
  • Jelajahi

    Copyright © INDOLIN.ID | INDONESIA ONLINE
    Indolin id
    CLOSE ADS
    CLOSE ADS

    ECONOMY

    3,5 Juta Orang Antre Tiket Kampanye Akbar AMIN di JIS

    INDOLIN.ID
    Rabu, 07 Februari 2024, 20.24 WIB Last Updated 2024-02-07T13:24:32Z

    JAKARTA | INDOLIN.ID – Kampanye Akbar AMIN di JIS Membludak, Pendaftar Antre Virtual Hingga Berjam-jam

    Antrean war tiket Kumpul Akbar #Ber1BeraniBerubah yang bakal digelar pada Sabtu 10 Februari 2024 mulai pukul 07.00-12.00 WIB di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara membludak.

    Antrean tiket kampanye akbar bersama pasangan calon nomor urut 1, Calon Presiden Anies Baswedan dan Calon Wakil Presiden Gus Muhaimin Iskandar atau AMIN dari Koalisi Perubahan itu sejatinya telah dibuka Rabu, 7 Februari 2024 mulai pukul 11:11 WIB. Tiket bisa didapatkan melalui tautan di laman: goers.co/kumpulakbar.

    Namun, akibat antusiasme rakyat yang ingin turut hadir dan mendukung pasangan AMIN pada hari terakhir kampanye itu menyebabkan terjadi antrean virtual hingga berjam-jam pada laman pendaftaran Kumpul Akbar Ber1 Berani Berubah di goers.co/kumpulakbar.

    “Saya sudah standby jam 11.11. Dalam hitungan beberapa menit, waiting list sudah empat jam,” ucap salah seorang warga Jakarta yang ingin menghadiri kampanye di JIS tersebut.

    Juru bicara Timnas AMIN Billy David mengatakan sistem e-ticketing gratis itu diterapkan demi alasan keamanan. Salah satunya untuk menyiapkan skenario crowd control.

    "Makanya dia pakai goers, pakai aplikasi itu menurut mereka (event organizer) ada sistem yang bisa bikin orang dengan ip yang sama atau akun yang sama enggak bisa akses lebih," jelas dia.

    Billy mengeklaim hingga saat ini pendukung AMIN yang mendaftar untuk ikut kampanye akbar di JIS membeludak. Ia menyebut jumlah pendukung yang mencoba mendaftar mencapai 3,5 juta orang.

    Oleh karena itu, tutur Billy, para pendukung yang mendaftar saat ini harus mengantre selama beberapa jam di situs e-ticketing.

    "Antreannya sampai berjam-jam sampai 3,5 juta orang mencoba mengakses. Itu untuk mem-blocking itu sih isu security-nya yang diperkuat," jelas dia. (rls)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU