-->

Iklan

Advertisement (Left)

Menaker Targetkan Penurunan Kecelakaan Kerja, Kemnaker Perkuat Pengawasan K3

 Indolin.id
Selasa, 16 Juni 2026, 05:24 WIB Last Updated 2026-06-15T22:24:02Z
  

INDOLIN.ID | JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen pemerintah menekan angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja melalui penguatan pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), saat melantik 10 pejabat baru di lingkungan Kemnaker, Senin (15/6/2026).

Hal itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat melantik sepuluh pejabat baru di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Ruang Tridarma, Kantor Kemnaker, Jakarta.

Pelantikan ini mencakup Pejabat Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Utama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, hingga Pejabat Fungsional Arsiparis Ahli Muda.

Dalam arahannya, Menaker Yassierli menekankan pentingnya akselerasi penerapan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia. Kehadiran Pejabat Fungsional Utama yang baru dilantik diharapkan mampu membawa transformasi serius dalam pembinaan norma K3 dan norma kerja.

"Kita ingin implementasi sistem manajemen K3 dan budaya K3 hidup di Indonesia. Tandanya sederhana, berkurangnya angka kecelakaan kerja dan berkurangnya angka penyakit akibat kerja," ujar Yassierli.

Ia juga meminta pejabat fungsional utama memperkuat tim di bawah komando Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Binwasnaker & K3).

Di hadapan seluruh pejabat, Menaker memberikan peringatan tegas mengenai sumpah jabatan. Ia menyatakan tak akan segan mengambil tindakan hukum atau administratif jika ada pejabat yang terindikasi melakukan pelanggaran.

"Pesan saya kepada semua pejabat di Kemnaker, bukan hanya yang baru dilantik, agar memegang sumpah dan janji yang menjadi pedoman untuk terus melakukan evaluasi. Saya sekali lagi, nothing to lose, tak segan-segan kalau ada indikasi, kita akan copot," tegas Menaker.

Langkah ini, ujar Yassierli, menjadi bagian dari transformasi Kemnaker dalam mendukung upaya besar Presiden membangun birokrasi yang sehat, bersih, dan akuntabel.

Kepada bagian Tata Usaha (TU), Menaker mengingatkan pentingnya tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel demi meningkatkan indikator Reformasi Birokrasi, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan predikat Zona Integritas.

Menaker juga mengajak seluruh jajarannya untuk membangun marwah instansi agar menjadi nice place to grow.

"Kita sedang berada dan tumbuh di sini, mendapatkan kemanfaatan di sini, serta dapat memberikan banyak manfaat dengan hadir di sini," ujarnya.

Kesepuluh Pejabat Kemnaker yang dilantik yakni :

1. Dr. dr. Sudi Astono, M.S – Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Utama.
2. Muhammad Fertiaz, SKM., MKKK – Kepala Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bandung, Ditjen Binwasnaker K3.
3. M.A. Habibi Kadir, ST., MM – Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kendari, Ditjen Binalavotas.
4. Asmanidar Kuraisy, S.SI, M.Si – Kepala Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja Makassar, Ditjen Binwasnaker K3.
5.Husen Mauludin, S.HI., MM – Kepala Bagian Umum dan Rumah Tangga Sekretariat Ditjen Binalavotas.
6. Intan Kusuma Dewi, S.Kom., MM – Kepala Subbagian Rumah Tangga dan Perlengkapan Sekretariat Ditjen Binapenta
7. Wahyudi Eko Prasetiyo, SE – Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Ditjen PHI Jamsos.
8. Raffi Wahyu Kusuma, S.ST., MM – Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Bina Kelembagaan K3, Ditjen Binwasnaker K3.
9. Indri Widiyastuti – Kepala Subbagian Keuangan dan Perlengkapan PPSDM, Sekretariat Jenderal.
10. Robiatul Adawiyah – Arsiparis Ahli Muda. (Hms/R-01)
Komentar

Tampilkan

  • Menaker Targetkan Penurunan Kecelakaan Kerja, Kemnaker Perkuat Pengawasan K3
  • 0

Terkini

Advertisement (Right)