-->

Iklan

Advertisement (Left)

Iran Kecam Serangan Udara AS, Sebut Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata

 Indolin.id
Minggu, 28 Juni 2026, 16:57 WIB Last Updated 2026-06-28T09:58:08Z

TEHERAN, INDOLIN.IDPemerintah Iran mengecam keras dugaan serangan udara Amerika Serikat terhadap sejumlah fasilitas pemantauan di kawasan pantai selatan Iran. Teheran menilai serangan tersebut merupakan pelanggaran terhadap nota kesepahaman yang mengakhiri konflik bersenjata pada 18 Juni 2026.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kementerian Luar Negeri Iran pada Minggu (28/6/2026), serangan yang disebut terjadi pada dini hari itu diklaim menyasar beberapa fasilitas pemantauan dan pengawasan milik Iran.

Iran menegaskan tindakan militer tersebut melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), khususnya Pasal 2 ayat (4), serta bertentangan dengan butir pertama nota kesepahaman penghentian perang yang sebelumnya disepakati kedua pihak.

"Kami mengecam keras serangan udara yang dilakukan militer Amerika Serikat. Tindakan ini menunjukkan rendahnya komitmen AS terhadap kesepakatan yang telah dibuat," demikian isi pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.

Selain itu, Teheran mendesak Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal PBB untuk menjalankan tanggung jawabnya dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Iran juga menegaskan akan mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayahnya sesuai hak membela diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam PBB.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait tuduhan maupun klaim serangan udara yang disampaikan Iran. (gus)
Komentar

Tampilkan

  • Iran Kecam Serangan Udara AS, Sebut Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata
  • 0

Terkini

Advertisement (Right)