-->

Iklan

Advertisement (Left)

Film 'Seni Merayu Tuhan' Angkat Pencarian Makna Hidup dan Toleransi Antaragama

 Indolin.id
Senin, 24 Agustus 2026, 12:04 WIB Last Updated 2026-08-24T05:04:51Z
  

Film Indonesia Seni Merayu Tuhan, yang diadaptasi dari buku karya pendakwah dan penulis Habib Jafar, mengangkat kisah pencarian makna hidup sekaligus keberagaman dan toleransi antaragama.

Film tersebut menampilkan karakter Hikmah dan Sophia, yang diperankan oleh Ari Irham dan Lutesha, sebagai pasangan berbeda agama yang menghadapi dilema dalam hubungan mereka. Cerita tersebut menggambarkan upaya keduanya memahami proses pendewasaan diri sekaligus menghormati keyakinan masing-masing.

Habib Jafar mengatakan keterlibatan orang-orang dari berbagai latar belakang agama dalam produksi film tersebut turut memengaruhi pesan yang dibawa.

“Film ini dibuat dan didukung penuh oleh orang-orang yang memang toleran,” kata Habib Jafar dalam acara pemutaran bersama tokoh lintas agama di Jakarta.

Menurut Habib Jafar, sekitar 90% produser eksekutif film tersebut berasal dari kalangan non-Muslim. Ia mengatakan film itu juga terinspirasi dari hubungan dan pengalamannya bersama teman-teman yang berbeda agama.

Film Seni Merayu Tuhan diputar dalam acara nonton bersama yang dihadiri sejumlah tokoh agama dari berbagai latar belakang di XXI Kemang, Jakarta Selatan, pada Minggu (9/8).

Pendeta Tommy Simanjuntak mengatakan film tersebut mencoba menggambarkan pencarian manusia terhadap Tuhan sebagai sebuah proses yang tidak selalu memiliki satu jawaban.

“Mengejar Tuhan itu bukan ilmu pasti, tapi ilmu seni,” kata Tommy.

Sementara itu, Bhante Dhira mengatakan film dapat menjadi medium untuk menggugah kesadaran dan membantu penonton melihat sebuah persoalan dari berbagai sudut pandang.

“Dalam film Seni Merayu Tuhan, menjawab banyak pertanyaan. Mungkin orang mempunyai satu jawaban tapi oleh film ini disiapkan 10 jawaban,” ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh lintas agama, termasuk Kris Tan, Habib Jafar, Bhante Dhira, Pendeta Tommy Simanjuntak, Romo Aan dan Bli Mitha, serta jajaran pemeran dan produser film.

Habib Jafar mengatakan para tokoh lintas agama tersebut menjadi salah satu sumber inspirasi dalam upayanya merawat toleransi beragama di Indonesia.

Film ini dibintangi antara lain oleh Ari Irham, Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, Teuku Ryzki, Arie Kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo dan Alfie Alfiandy.

Seni Merayu Tuhan diproduksi oleh Wahana Kreator bekerja sama dengan PK Films, Emtek Media, Starvision, Magma Entertainment, Virtuelines Entertainment dan Suraya Filem.

Film tersebut dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 13 Agustus 2026. (gus)
Komentar

Tampilkan

  • Film 'Seni Merayu Tuhan' Angkat Pencarian Makna Hidup dan Toleransi Antaragama
  • 0

Terkini

Advertisement (Right)