-->

Iklan

Advertisement (Left)

Munafik: Melawan Iblis Hadirkan Teror Gaib dan Luka Masa Lalu

 Indolin.id
Rabu, 26 Agustus 2026, 12:12 WIB Last Updated 2026-08-26T05:12:59Z

JAKARTA — Teror tidak selalu datang dari sesuatu yang terlihat. Terkadang, ketakutan terbesar justru tumbuh dari luka yang belum terselesaikan. Nuansa tersebut menjadi bagian penting dalam film horor terbaru Munafik: Melawan Iblis, yang siap menyapa penonton Indonesia mulai 3 September 2026.

Diproduksi Unlimited Production bersama Skop Productions, film yang disutradarai Guntur Soeharjanto dan diproduseri Oswin Bonifanz ini memadukan kisah rukiah, teror iblis, drama kehilangan, serta pergulatan batin manusia.

Cerita berpusat pada Ustaz Adam yang diperankan Arya Saloka. Sebagai sosok yang terbiasa membantu orang melalui rukiah, Adam justru mengalami perubahan besar setelah sebuah tragedi merenggut nyawa istrinya, Ani, yang diperankan Widi Widayanti.

Peristiwa tersebut membuat Adam meninggalkan aktivitas rukiah. Ia memilih menjalani hidup dalam kesedihan dan berusaha menjauh dari pengalaman kelam yang pernah dilaluinya.

Namun, kehidupan kembali mempertemukannya dengan dunia yang selama ini ia tinggalkan.

Anwar, diperankan Dimas Aditya, meminta Adam membantu Fitri yang diperankan Acha Septriasa. Fitri mengalami gangguan yang berdampak pada kondisi fisik dan mentalnya.

Awalnya Adam menolak. Namun, pesan dari mendiang istrinya membuat ia akhirnya kembali melakukan rukiah. Keputusan tersebut kemudian membawa Adam pada sebuah rahasia yang membuat persoalan menjadi semakin rumit.

Di tengah teror yang semakin kuat, Adam bukan hanya harus menghadapi entitas iblis, tetapi juga berhadapan dengan luka kehilangan yang selama ini ia pendam.

Arya Saloka pun mendapatkan tantangan tersendiri dalam memerankan karakter Adam. Ia harus membangun sosok ustaz sekaligus memperlihatkan sisi manusiawi seorang pria yang masih berjuang menerima kehilangan.

Sementara itu, Acha Septriasa menghadirkan karakter Fitri dengan tekanan fisik dan emosional yang cukup berat. Peran tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Acha, terlebih karakter Fitri harus melalui proses pergulatan yang mendalam.

Menariknya, Munafik: Melawan Iblis tidak hanya mengandalkan teror sebagai daya tarik utama. Film ini juga membawa pesan mengenai kehilangan, penerimaan, dan keberanian untuk berdamai dengan masa lalu.

Antusiasme penonton terhadap film ini juga mulai terlihat menjelang penayangan. Roadshow Munafik: Melawan Iblis mendapat sambutan tinggi, dengan sejumlah tiket yang disebut telah terjual habis sebelum film resmi beredar di bioskop.

Melalui perpaduan horor dan drama psikologis, Munafik: Melawan Iblis menawarkan pengalaman yang tidak hanya menguji keberanian penonton, tetapi juga mengajak mereka melihat sisi lain dari sebuah ketakutan.

Sebab, terkadang yang paling sulit untuk dilawan bukanlah iblis yang datang dari kegelapan, melainkan luka yang terus hidup di dalam diri.

Munafik: Melawan Iblis tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026. (Bella)
Komentar

Tampilkan

  • Munafik: Melawan Iblis Hadirkan Teror Gaib dan Luka Masa Lalu
  • 0

Terkini

Advertisement (Right)